Single Fighter: Happy Ramadhan Everyone!!
Memasuki bulan Ramadhan segala perubahan terjadi secara perlahan-lahan, iklan-iklan di TV mulai menyerukan marhaban ramadhan, menampilkan suasana ramadhan baik pada waktu sahur maupun berbuka puasa, Rumah makan langgan pada sehari sebelum Ramadhan tutup dengan sempurna, padahal berharap untuk terakhir kalinya makan siang di luar sebelum Ramadhan. Satu hal yang paling ditakuti ketika Ramadhan khususnya buat gadis 19 tahun, Single Fighter dari Gorontalo adalah harga indomie dan telur naik, (ya Allah jangan sampai ya Allah).
Banyak hal yang akan dilakukan ketika Ramadhan, yang pertama pastinya adalah UAS (harus semangat banget buat mahasiswi semester 6!!), belum lagi judul skripsi yang tiap ketemu Kajur "mana judul kamu?" (tetep aja masih gak dapet kekuatan). Yang kedua adalah membuat mimpi menjadi kenyataan, yaitu memiliki cafe, secara perlahan akan menjual Kimbap di Gorontalo dengan sistem takeaway (buka Instagram @kimkimkimbap). Meskipun begitu, seorang Ayu Nadia yang menjadi reseller sambel roa dari @bakingcooking Rafira harus tetap konsisten pada pekerjaannya sebagai design advertising yang harus membuat design minimal 7 ad per hari. Sungguh melelahkan. Tak lupa masih menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Pilar Ekonomi yang masih memiliki hutang terbitan dua majalah dan dua buletin. Belum lagi tiap hari harus menjalani hari sendirian, di rumah sendirian, tanpa ada keluarga satupun di suatu propinsi tersebut. Itulah Single Fighter.
Berbicara tentang bisnis, Ayu Nadia sudah berapa kali mengalami kegagalan.
1. Bisnis Clay Art (@Arhicclay)
2. Ayam Bakar Al-Fatih (@warungalfatih8899)
Meskipun begitu sang Single Fighter tidak cepat down dan berhenti untuk berbisnis hehehe semoga di bulan Ramadhan ini Allah benar-benar memberikan berkah dalam bisnis Kimkim Kimbap, look!!
Selain bisnis, Ayu Nadia juga pernah gagal dalam social project dalam membangun startup. Meskipun begitu Alhamdulillah projectnya ranking 4, tapi tetep aja bukan winner hehehe (see: https://ideas.itu.int/post/119972), Ini project tentang postal buat para new entrepreneur sama inkubator bisnis di seluruh dunia, tetapi karena project ini sangat sulit dan butuh campur tangan pemerintah dan banyak pihak sehingga susah juri ini memilih sebagai pemenang.
Lagi-lagi Single Fighter gak mau berhenti aja, hehe. Dalam Conflic Challenge Ayu Nadia terinspirasi untuk membuat startup ini, Namanya helpO!!, ini merupakan startup help to help, jadi ada yang menjadi helper dan people need help. Segala hal yang dibantu bermacam-macam, contohnya orang yang membutuhkan dana untuk bisnis, maka sistem akan mempertemukan keoada helper yang akan membantunya baik itu memberikan dana, yang nantinya si helper akan meningkat prestisenya, sehingga kedepannya si helper membutuhkan help akan sangat mudah. Contoh lainnya adalah, mahasiswa Indonesia membutuhkan e-book mengenai Quantitative Analysis for Management karangan Render, maka si helper juga akan memberikan e-book tersebut (e-book harus dibagikan secara legal).
Semoga berkah Ramadhan tak ada habis-habisnya ya Allah. Terakhir Semoga Single Fighter tercapai cita-cita untuk menjadi Future Marketing Leader.





Komentar
Posting Komentar