It's Complicated!

Kakak

Aku memamng bukan kakak yang baik untuknya. Aku hanyalah pecandu narkoba. Meski dia hanya adik yang diangkat oleh ayahku. Namun, dimatanya terlihat keikhlasan yang mendalam untuk mengeluarkanku dari jebakan obat-obat haram. Ayah kami adalah wakil DPR. karena menjaga prestisenya, dia mengurungku di rumah untuk selamanya.

Memeluknya, itulah yang kulakukan sekarang. Ketika tubuhku menggigil, yang bisa kulakukan hanyalah memeluknya. Dan setiap itupun, punggungku basah. Aku tak bisa menafsirkan bagaimana perasaanku saat ini. Tenang. Mungkin cuman itu.

Adik

Meski  bukan adik kandungnya. Aku akan tetap menjaganya disini, sampai kapanpun itu. Karena, aku mencintainya. Meski harus seharian berada di kamar yang pengap dan gelap ini, tapi aku tetap akan merasa nyaman. Meski sulit untuk menyembuhkannya, aku akan tetap berusaha.

Air mataku jatuh saat dia memelukku. hanya saat ini saja aku bisa merasakannya. Merasa degup jantungnya yang lemah, mendengan nafasnya yang tersengah, dan mencium aroma tubuhnya yang khas. Sampai kapanpun itu, aku tak ingin dia sembuh. Dan aku tahu, aku terlalu bodoh untuk berpikiran seperti itu. Aku memang bodoh,,,,



(lupa untuk menulis ini dimana? Tapi, aku ingin melanjutkan tulisan ini.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Reason Why You Should Go To Togean Island

My official dream :'''')

Tahun Baru, Resolusi Baru?